Redaksi62news.com | DENPASAR, Jumat 17 Juli 2026,Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi sektor pertanian modern, semangat untuk menjaga warisan leluhur Bali dalam bidang pertanian terus hidup dan berkembang. Berangkat dari kepedulian terhadap nasib petani, peternak, dan pelaku perikanan, PORNAS (Pupuk Organik Nasional) hadir sebagai solusi inovatif yang mengedepankan kesehatan tanah, efisiensi biaya produksi, dan peningkatan hasil panen secara berkelanjutan.
Kepala GBC PORNAS Cabang Bali Nusra, Ibu Ratu Tridati S.Sos, bersama Manager GBC PORNAS Cabang Bali Nusra, I Gede Marutha Jayantara, SP, menyampaikan bahwa PORNAS lahir dari semangat membantu masyarakat yang bergerak di sektor pangan. Sebagai anak petani asal Kintamani, Bangli, Bali, Ibu Ratu memahami secara langsung berbagai kesulitan yang dihadapi petani, mulai dari tingginya biaya produksi hingga menurunnya kesuburan lahan akibat penggunaan pupuk kimia dalam jangka panjang.
Menurutnya, momentum pandemi COVID-19 pada tahun 2020 menjadi titik awal lahirnya komitmen untuk menghadirkan solusi yang lebih sehat dan terjangkau. Saat banyak sektor mengalami perlambatan, pertanian justru menjadi penopang kehidupan masyarakat. Dari sinilah PORNAS mulai diperkenalkan sebagai produk organik berbasis teknologi nano yang dirancang untuk membantu meningkatkan produktivitas sekaligus menjaga kualitas lingkungan.
PORNAS terdiri dari tiga tahapan penggunaan yang saling mendukung. Tahap pertama adalah Soil Treatment yang berfungsi membantu memulihkan kondisi tanah, mengurai residu kimia, serta meningkatkan kualitas dan keseimbangan pH tanah. Setelah kondisi lahan membaik, tahap berikutnya menggunakan Pupuk Vegetatif Cair yang mendukung pertumbuhan tanaman agar lebih sehat, kuat, dan optimal. Selanjutnya, pada fase pembentukan bunga dan buah hingga panen, diberikan Pupuk Generatif Serbuk guna membantu meningkatkan kualitas dan produktivitas hasil pertanian.
Selain memberikan manfaat terhadap kesuburan tanah dan pertumbuhan tanaman, PORNAS juga menawarkan efisiensi biaya yang sangat membantu petani. Jika penggunaan pupuk konvensional dapat menghabiskan biaya jutaan rupiah per hektare dalam satu musim tanam, penggunaan PORNAS dinilai lebih hemat, praktis, dan tidak memerlukan tenaga kerja dalam jumlah besar untuk aplikasinya.
Sejumlah petani yang telah menggunakan PORNAS melaporkan adanya peningkatan produktivitas yang signifikan. Pada komoditas padi, hasil panen yang sebelumnya berada pada kisaran 5 hingga 6 ton per hektare dapat meningkat hingga mencapai 8 sampai 10 ton per hektare, tentunya dengan tetap memperhatikan kondisi lahan, cuaca, serta pola budidaya yang diterapkan.
Manfaat PORNAS juga dirasakan di sektor peternakan. Pada usaha ayam petelur maupun ayam pedaging, para peternak melaporkan adanya efisiensi masa pemeliharaan sehingga waktu panen menjadi lebih cepat. Efisiensi tersebut berdampak pada pengurangan biaya operasional dan peningkatan keuntungan usaha.
Lebih dari sekadar produk pertanian, PORNAS membawa misi sosial untuk membangun kemandirian pangan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Program ini juga diharapkan mampu menarik minat generasi muda Bali agar kembali mencintai dunia pertanian, peternakan, dan perikanan sebagai sektor strategis yang menjanjikan masa depan.
Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, generasi muda Bali memiliki peluang besar untuk menjadi pelaku pertanian modern yang menggabungkan kearifan lokal dengan inovasi. Dengan biaya yang lebih efisien, metode yang lebih praktis, serta orientasi pada hasil yang sehat dan ramah lingkungan, PORNAS hadir sebagai salah satu alternatif yang dapat mendukung transformasi pertanian menuju era yang lebih maju dan berkelanjutan.
Melalui semangat gotong royong dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat, PORNAS berharap dapat terus berkontribusi dalam mewujudkan pertanian, peternakan, dan perikanan Bali yang kuat, sehat, produktif, serta mampu menjadi fondasi ketahanan pangan Indonesia. Dari tanah Bali, untuk kesejahteraan petani dan masa depan generasi penerus bangsa.
Sebagai bentuk komitmen dalam memperkuat sektor pertanian di Bali dan Nusa Tenggara, GBC PORNAS Bali Nusra yang berkantor di Jalan Tukad Gangga IV Nomor 5, Renon, Denpasar, terus membangun jaringan kemitraan dengan berbagai pihak. Hingga Juli 2026, tercatat sebanyak 28 Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) telah menjalin kerja sama dengan GBC PORNAS Bali Nusra dalam penyuplaian produk PORNAS kepada kelompok-kelompok tani di berbagai wilayah.
Kolaborasi ini menjadi langkah strategis untuk memperluas akses petani terhadap pupuk organik berkualitas dengan harga yang lebih terjangkau, sekaligus mendorong kemandirian ekonomi desa melalui penguatan sektor pertanian berbasis kerakyatan.
Kerja sama tersebut tidak hanya berorientasi pada distribusi produk, tetapi juga mencakup pendampingan, edukasi, dan peningkatan kapasitas petani agar mampu menerapkan pola pertanian yang lebih sehat, efisien, dan berkelanjutan.
Dengan dukungan BUMDes sebagai mitra strategis di tingkat desa, PORNAS optimistis dapat menjadi bagian dari gerakan bersama dalam membangun ketahanan pangan, meningkatkan kesejahteraan petani, serta membuka peluang bagi generasi muda Bali untuk kembali melihat sektor pertanian sebagai profesi yang membanggakan, modern, dan memiliki prospek ekonomi yang menjanjikan.
#PORNASUntukIndonesia
#SolusiPetaniMasaKini
#PanenBerlimpahBersamaPORNAS
#TanahSehatTanamanKuat
#DurianSuperBersamaPORNAS
#PetaniHebatIndonesiaKuat
#MewujudkanKetahananPangan
#PertanianBerbasisOrganik
#AWMStarLifeIndonesia
#BersamaPetaniMembangunNegeri 🌱🇮🇩







