Ikuti Kami
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

STIK Lemdiklat Polri Buka Pendidikan S-1 dan Doktor Ilmu Kepolisian

Redaksi 62News 07/09/2026 2 Min Read 5 Views
Share:

 

Redaksi62news.com | JAKARTA — Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Lemdiklat Polri kembali membuka lembaran baru pendidikan bagi insan Bhayangkara melalui Upacara Pembukaan Pendidikan Program Sarjana Ilmu Kepolisian Sumber Bintara Angkatan ke-2 dan Program Doktor Ilmu Kepolisian Angkatan ke-12, Minggu, 6 September 2026.

Sebanyak 96 mahasiswa Program Sarjana Ilmu Kepolisian Sumber Bintara Angkatan ke-2, terdiri dari 82 Polisi Laki-laki (Polki) dan 14 Polisi Wanita (Polwan), mengikuti pendidikan tersebut. Sementara itu, 4 mahasiswa Program Doktor Ilmu Kepolisian Angkatan ke-12, terdiri dari 1 Polki dan 3 Polwan, juga resmi memulai perjalanan akademiknya.

Ketua STIK Lemdiklat Polri, Irjen Pol. Dr. Eko Rudi Sudarto, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa pendidikan tidak semata-mata ditujukan untuk memperoleh gelar akademik. Lebih dari itu, pendidikan merupakan proses membentuk cara berpikir, memperkuat karakter, meningkatkan kompetensi, sekaligus mematangkan kualitas pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

Bagi mahasiswa Program Sarjana Sumber Bintara, pengalaman dan pengetahuan yang diperoleh selama menjalankan tugas kepolisian menjadi modal penting untuk dipadukan dengan teori, penelitian, metodologi, serta tradisi akademik.

Sementara bagi mahasiswa Program Doktor Ilmu Kepolisian, pendidikan menjadi ruang untuk melahirkan penelitian yang mendalam, menghadirkan kebaruan pemikiran, serta memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan Ilmu Kepolisian, kebijakan, dan praktik pemolisian di Indonesia.

Pengukuhan dan penyematan atribut pendidikan menjadi simbol dimulainya perjalanan akademik tersebut. Sebuah perjalanan yang diharapkan mampu melahirkan insan Bhayangkara yang semakin profesional, kompeten, berintegritas, sekaligus tetap berpijak pada jati diri dan nilai-nilai kepolisian.
Nilai Tata Tentrem Kerta Raharja, Tri Brata, dan Catur Prasetya menjadi landasan penting agar ilmu pengetahuan tidak kehilangan arah dan tetap berjalan beriringan dengan etika serta semangat pengabdian.

Dalam perjalanan akademik itu pula, mahasiswa STIK didorong membangun habitus akademik melalui budaya membaca, menulis, meneliti, berdiskusi, berpikir kritis, terbuka terhadap perbedaan pandangan, serta mampu mempertanggungjawabkan setiap pemikiran secara ilmiah.

Semua proses tersebut harus berjalan bersama nilai H²ID: Honor, Honesty, Integrity, dan Dignity. Sebab, kecerdasan tanpa karakter dan integritas pada akhirnya tidak akan memberikan makna yang utuh bagi sebuah pengabdian.

Pendidikan, dengan demikian, bukan sekadar jalan menuju kelulusan atau gelar akademik. Pendidikan adalah proses untuk bertumbuh, berpikir lebih matang, memperluas wawasan, serta belajar menggunakan kewenangan secara bertanggung jawab dan berintegritas.

Dari ruang-ruang akademik itulah diharapkan lahir pemikiran dan sumber daya manusia Polri yang mampu menjawab tantangan zaman, memperkuat institusi, serta menghadirkan manfaat yang semakin nyata bagi masyarakat.

Selamat menempuh pendidikan kepada seluruh mahasiswa Program Sarjana Ilmu Kepolisian Sumber Bintara Angkatan ke-2 dan Program Doktor Ilmu Kepolisian Angkatan ke-12.
Belajar dengan sungguh-sungguh, jaga integritas, bangun tradisi akademik, dan jadikan ilmu sebagai bagian dari pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

Informasi Redaksi
JurnalisRah tanjex
EditorDanu
SumberHumas
Penanggung JawabRedaksi
Advertisement