Ikuti Kami
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Polri–Bank Indonesia Musnahkan Ratusan Ribu Uang Palsu, Tegaskan Negara Hadir Menjaga Marwah Rupiah

Redaksi 62News 13/05/2026 2 Min Read 12 Views
Share:

Redaksi62news.com | JAKARTA — Negara menunjukkan ketegasannya dalam menjaga kehormatan mata uang nasional. Melalui sinergi antara Kepolisian Negara Republik Indonesia, Bank Indonesia, dan unsur Badan Koordinasi Pemberantasan Rupiah Palsu (Botasupal), sebanyak 466.535 lembar uang rupiah palsu dimusnahkan dalam seremonial resmi di Kantor Pusat Bank Indonesia, Jakarta, Rabu (13/5/2026).

 

Pemusnahan tersebut bukan sekadar kegiatan simbolis, melainkan pesan tegas bahwa negara tidak memberi ruang bagi kejahatan pemalsuan uang yang merusak stabilitas ekonomi dan menggerus kepercayaan publik terhadap rupiah.

 

Wakabareskrim Polri, Nunung Syaifuddin, menegaskan bahwa pemberantasan uang palsu merupakan bagian dari upaya menjaga kedaulatan ekonomi nasional. Menurutnya, Polri akan terus bertindak tegas terhadap seluruh jaringan pemalsuan uang, mulai dari produksi hingga distribusi.

 

“Uang palsu bukan hanya kejahatan ekonomi, tetapi ancaman nyata terhadap kepercayaan masyarakat kepada negara dan sistem keuangan,” tegasnya.

 

Sepanjang tahun 2025 hingga April 2026, aparat kepolisian berhasil mengungkap 252 laporan polisi terkait tindak pidana uang palsu dengan total 1.241 tersangka. Dari pengungkapan tersebut, diamankan 137.005 lembar rupiah palsu dan 17.267 lembar dolar palsu. Di sisi lain, rasio temuan uang palsu juga mengalami penurunan signifikan, dari 4 ppm pada 2025 menjadi 1 ppm pada April 2026, menunjukkan efektivitas pengawasan dan penegakan hukum yang semakin kuat.

 

Ratusan ribu lembar uang palsu yang dimusnahkan merupakan hasil temuan perbankan melalui Bank Indonesia sejak 2017 hingga November 2025. Seluruh barang bukti telah melalui mekanisme hukum dan dimusnahkan menggunakan mesin pencacah berdasarkan penetapan resmi Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, sehingga dipastikan tidak dapat kembali beredar di masyarakat.

 

Sementara itu, Deputi Gubernur Bank Indonesia, Ricky P. Gozali, menyampaikan bahwa keberhasilan menekan peredaran uang palsu tidak terlepas dari penguatan teknologi pengamanan rupiah dan sinergi lintas lembaga.

 

Ia juga menegaskan bahwa kualitas rupiah Indonesia kini mendapat pengakuan internasional. Seri uang emisi 2022 dinilai sebagai salah satu desain dan sistem keamanan uang terbaik dunia, sekaligus menjadi bukti bahwa rupiah bukan hanya simbol transaksi, tetapi simbol kedaulatan bangsa.

 

Melalui langkah bersama ini, Polri dan Bank Indonesia mengajak masyarakat untuk semakin teliti mengenali ciri keaslian uang rupiah dan tidak ragu melapor apabila menemukan uang yang dicurigai palsu. Sebab menjaga rupiah bukan hanya tugas aparat, melainkan tanggung jawab bersama sebagai bagian dari menjaga kepercayaan terhadap negara.

Informasi Redaksi
JurnalisSukarno
EditorAndi SH
SumberHumas
Penanggung JawabRedaksi
Advertisement