Redaksi62news.com | DENPASAR , Bali — 8 Agustus 2026. Ketua Umum Bali Solidity Security Association (BSSA), Putu Ngurah Suadnyana, yang akrab disapa Ngurah Gersang, berkesempatan bertemu dengan jajaran Universitas Mahendradatta di Kampus B Renon, Denpasar, Bali, pada Sabtu (8/8/2026).
Pertemuan tersebut membahas rencana pelaksanaan program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) yang ditujukan bagi insan satuan pengamanan (Satpam) yang ingin melanjutkan pendidikan sekaligus meningkatkan kompetensi ke jenjang yang lebih tinggi.

Polsek Sukawati Intensifkan Ops Yustisi KRYD, Pastikan Pasar Seni Sukawati Aman dari Premanisme
Program RPL ini diharapkan dapat menjadi salah satu jalan bagi para profesional di bidang keamanan untuk memperoleh pengakuan akademik atas pengalaman, kompetensi, serta pembelajaran yang telah diperoleh selama menjalankan tugas dan pekerjaan, sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Membuka Kesempatan Pendidikan bagi Insan Satpam
Melalui program tersebut, BSSA berencana menyampaikan informasi dan membuka kesempatan kepada seluruh insan Satpam yang memiliki keinginan untuk melanjutkan pendidikan melalui jalur RPL.

Pengawasan PNBP di Polres Gianyar, Wujudkan Tata Kelola Keuangan yang Transparan dan Akuntabel
Bagi pekerja di bidang keamanan, pengalaman bertahun-tahun di lapangan merupakan modal penting. Namun, pengalaman tersebut tidak harus menjadi akhir dari proses belajar.
Sebaliknya, pengalaman kerja dapat menjadi bagian dari perjalanan pendidikan dan pengembangan diri.
«“Menjadi seorang Satpam bukan berarti berhenti untuk belajar dan berkembang.”»
Semangat tersebut menjadi salah satu dasar dalam mendorong hadirnya program RPL bagi insan Satpam.
Melalui RPL, pengalaman profesional dan kompetensi yang telah dimiliki dapat menjadi bagian dari proses pengakuan pembelajaran dalam pendidikan tinggi, tentunya dengan mengikuti mekanisme dan persyaratan yang telah ditetapkan.
BSSA dan Universitas Mahendradatta Siapkan Kerja Sama
Dalam pertemuan tersebut, BSSA dan Universitas Mahendradatta juga membahas rencana dituangkannya kerja sama dalam bentuk Memorandum of Understanding (MoU).
Kerja sama ini diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk membangun sinergi antara dunia pendidikan tinggi dan profesi satuan pengamanan.
Tujuannya tidak semata-mata untuk memberikan akses pendidikan, tetapi juga mendorong terbentuknya sumber daya manusia Satpam yang semakin tangguh, kompeten, profesional, dan memiliki daya saing.
Kolaborasi antara organisasi profesi dan institusi pendidikan dinilai penting karena kebutuhan terhadap tenaga keamanan saat ini tidak hanya berkaitan dengan kemampuan operasional di lapangan, tetapi juga membutuhkan pengetahuan, kemampuan komunikasi, kepemimpinan, pemahaman teknologi, serta kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan lingkungan kerja.
Pendidikan Bukan Sekadar Mengejar Gelar
Program RPL yang direncanakan ini tidak hanya diarahkan untuk memperoleh gelar pendidikan.
Lebih jauh, pendidikan diharapkan menjadi sarana untuk mengembangkan potensi diri, meningkatkan kompetensi, membangun kepercayaan diri, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia di lingkungan kerja.
Bagi insan Satpam, peningkatan kapasitas tersebut dapat menjadi bekal penting untuk menghadapi tuntutan profesi yang terus berkembang.
Profesionalisme tidak hanya dibangun dari lamanya seseorang bekerja. Profesionalisme juga lahir dari kemauan untuk terus belajar, mengevaluasi diri, meningkatkan kemampuan, dan mengikuti perkembangan zaman.
Karena itu, kesempatan untuk melanjutkan pendidikan menjadi bagian penting dalam membangun masa depan profesi satuan pengamanan yang semakin berkualitas.
Mendorong Satpam Terus Berkembang
BSSA berharap rencana program RPL bersama Universitas Mahendradatta dapat memberikan kesempatan yang lebih luas bagi insan Satpam untuk melanjutkan pendidikan tanpa mengesampingkan pengalaman profesional yang telah mereka bangun selama bekerja.
Program ini juga diharapkan dapat menjadi motivasi bagi para anggota Satpam untuk melihat bahwa perjalanan karier tidak berhenti pada pengalaman kerja semata.
Belajar dapat berlangsung sepanjang hayat.
Dengan meningkatkan pendidikan, kompetensi, dan kualitas sumber daya manusia, insan Satpam diharapkan tidak hanya mampu menjalankan tugas dengan lebih profesional, tetapi juga memiliki peluang untuk berkembang menuju jenjang karier dan tanggung jawab yang lebih tinggi.
Pada akhirnya, peningkatan kualitas insan Satpam merupakan bagian dari upaya membangun sistem keamanan yang semakin profesional dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat serta dunia kerja di masa depan.
Mari terus meningkatkan pendidikan, kompetensi, dan kualitas insan Satpam untuk mewujudkan profesi yang semakin profesional dan masa depan yang lebih baik.





