Redaksi62news.com | JAKARTA SELATAN – Malam puncak Anugerah Komisi Kejaksaan Republik Indonesia (KKRI) 2026 berlangsung khidmat dan penuh apresiasi di Aula Sasana Adhi Karya Badan Pendidikan dan Pelatihan (Badiklat) Kejaksaan RI, Ragunan, Jakarta Selatan, Senin (25/5/2026) malam.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Komisi Kejaksaan RI bekerja sama dengan Persatuan Jaksa Indonesia (Persaja) ini mengusung tema “Cahaya Adhyaksa Nusantara” sebagai simbol semangat pengabdian, integritas, dan dedikasi insan Adhyaksa dalam menegakkan hukum yang berkeadilan dan humanis di seluruh Indonesia.
Anugerah KKRI 2026 menjadi bentuk penghargaan kepada jajaran Kejaksaan, baik institusi maupun individu, yang dinilai memiliki prestasi, dedikasi, inovasi, dan integritas dalam menjalankan tugas penegakan hukum serta pelayanan kepada masyarakat.
Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Djamari Chaniago, dalam sambutannya mengapresiasi penyelenggaraan penghargaan tersebut. Ia menilai budaya kompetisi yang sehat di lingkungan Kejaksaan penting untuk terus dibangun demi mendorong peningkatan kualitas kerja dan profesionalisme.
“Persaingan yang sehat akan melahirkan kemajuan. Karena tidak akan ada kemajuan tanpa adanya semangat untuk terus menjadi lebih baik,” ujar Djamari.
Ia juga berpesan kepada para penerima penghargaan agar tidak cepat berpuas diri, melainkan menjadikan penghargaan tersebut sebagai amanah untuk terus menjaga nama baik pribadi maupun institusi Kejaksaan.
Pada kesempatan yang sama, Jaksa Agung RI menegaskan bahwa penghargaan yang diberikan bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan bentuk pengakuan nyata terhadap kualitas, dedikasi, dan integritas insan Kejaksaan.
“Ini bukan akhir dari prestasi, tetapi awal untuk membuktikan kapasitas dan kualitas diri melalui kerja nyata,” tegas Jaksa Agung.
Menurutnya, penghargaan tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh jajaran Kejaksaan untuk terus meningkatkan pelayanan hukum yang profesional, modern, serta dekat dengan masyarakat.
Ketua Komisi Kejaksaan RI, Pujiyono Suwadi, mengatakan bahwa Anugerah KKRI merupakan manifestasi penghargaan atas kerja keras dan pengabdian insan Adhyaksa di seluruh Indonesia.
“Penghargaan ini bukan hanya tentang disiplin, tetapi juga bentuk apresiasi atas integritas, dedikasi, dan kinerja yang membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi Kejaksaan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Umum Persaja sekaligus Pelaksana Tugas Wakil Jaksa Agung RI, Prof. Dr. Asep N Mulyana, , menegaskan bahwa kegiatan tersebut menjadi momentum untuk membangkitkan semangat pengabdian dan inovasi di lingkungan Kejaksaan.
“Ini bukan sekadar penghargaan, tetapi bagaimana menjaga marwah institusi dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” kata Asep.
Ia menjelaskan, proses penilaian dilakukan secara objektif, transparan, dan berjenjang terhadap seluruh jajaran Kejaksaan di Indonesia, mulai dari Kejaksaan Tinggi, Kejaksaan Negeri, Cabang Kejaksaan Negeri, hingga ASN non-jaksa.
Melalui Anugerah KKRI 2026, Kejaksaan RI diharapkan semakin memperkuat transformasi menuju institusi penegak hukum yang profesional, berintegritas, modern, dan semakin dipercaya masyarakat.







