Ikuti Kami
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Inisiatif Danrem 163/Wira Satya Berbuah Nyata, Kolaborasi Pemulihan Danau Buyan Jadi Bukti Sinergi TNI dan Rakyat Menjaga Alam Bali

Redaksi 62News 28/07/2026 3 Min Read 10 Views
Share:

Redaksi62news.com | BULELENG – Semangat gotong royong dan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan kembali menunjukkan hasil nyata. Upaya pemulihan ekosistem Danau Buyan di Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, mencapai tonggak penting melalui kegiatan syukuran bertajuk “Kolaborasi Sepenuh Hati Memulihkan Ekosistem Danau Buyan” yang digelar di kawasan suci Pura Ulun Danu Buyan, Senin (27/7/2026).

 

Kegiatan yang dipimpin Pemerintah Provinsi Bali melalui Kepala Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Bali, I Made Dwi Arbani, mewakili Gubernur Bali, dihadiri Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto, Danrem 163/Wira Satya Brigjen TNI Ida I Dewa Agung Hadisaputra, Kepala BKSDA Bali Ratna Hendratmoko, jajaran Forkopimda Kabupaten Buleleng, pimpinan instansi terkait, tokoh masyarakat, serta berbagai komunitas pemerhati lingkungan.

 

Keberhasilan membersihkan sekitar delapan hektare kawasan Danau Buyan dari gulma dan eceng gondok selama 47 hari terakhir menjadi bukti bahwa kolaborasi lintas sektor mampu menghadirkan perubahan nyata bagi kelestarian alam Bali.

 

Dalam sambutannya, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bekerja dengan penuh dedikasi. Pangdam menegaskan bahwa gerakan pemulihan Danau Buyan berawal dari inisiatif Danrem 163/Wira Satya Brigjen TNI Ida I Dewa Agung Hadisaputra yang kemudian mendapat dukungan penuh dari Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), hingga akhirnya berkembang menjadi gerakan bersama yang melibatkan pemerintah, TNI, instansi terkait, komunitas, dan masyarakat.

 

Menurut Pangdam, keberhasilan tersebut merupakan cerminan nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam menjaga lingkungan hidup sebagai aset strategis bangsa.

 

“Bali memiliki keindahan alam dan kekayaan budaya yang menjadi kebanggaan Indonesia sekaligus daya tarik dunia. Keberlangsungan sektor pariwisata sangat bergantung pada terjaganya lingkungan. Karena itu, menjaga kebersihan dan keseimbangan ekosistem bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi menjadi kewajiban kita bersama,” tegas Mayjen TNI Piek Budyakto.

 

Pangdam juga mengingatkan bahwa Bali memiliki posisi strategis di mata dunia. Pengalaman mendampingi kunjungan Menteri Pertahanan Jepang bersama Menteri Pertahanan Republik Indonesia menjadi bukti bahwa keindahan Pulau Dewata mendapat apresiasi internasional. Hal tersebut, menurutnya, menjadi pengingat bahwa menjaga Bali berarti menjaga wajah Indonesia di hadapan dunia.

 

Sementara itu, kehadiran Danrem 163/Wira Satya Brigjen TNI Ida I Dewa Agung Hadisaputra mendapat perhatian tersendiri. Inisiatif yang digagasnya menjadi titik awal lahirnya gerakan pemulihan Danau Buyan, sekaligus menunjukkan kepemimpinan yang tidak hanya berorientasi pada aspek pertahanan, tetapi juga kepedulian terhadap kelestarian lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.

 

Gerakan tersebut menjadi implementasi nyata tugas TNI dalam membantu mengatasi kesulitan rakyat, sekaligus memperkuat sinergi bersama pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat demi menjaga keberlanjutan sumber daya alam Bali.

 

Kepala BKSDA Bali menyampaikan bahwa progres pemulihan ekosistem Danau Buyan kini telah mencapai sekitar 80 persen. Capaian tersebut tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, khususnya keterlibatan aktif jajaran TNI yang mampu menggerakkan kolaborasi secara berkesinambungan.

 

Momentum syukuran semakin bermakna melalui prosesi pemotongan tumpeng yang dilakukan bersama prajurit TNI dan masyarakat Desa Pancasari sebagai simbol persatuan, kebersamaan, dan semangat gotong royong dalam menjaga alam sebagai warisan bagi generasi mendatang.

 

Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf Amrizal Nasution menegaskan bahwa keterlibatan Kodam IX/Udayana dalam pemulihan Danau Buyan merupakan bentuk nyata pengabdian TNI kepada masyarakat sekaligus dukungan terhadap program pemerintah di bidang pelestarian lingkungan.

 

“Pelestarian lingkungan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari upaya membangun ketahanan wilayah. Lingkungan yang terjaga akan mendukung keberlangsungan kehidupan masyarakat, memperkuat sektor pariwisata, serta memberikan manfaat ekonomi dan sosial secara berkelanjutan. Karena itu, Kodam IX/Udayana akan terus memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga kelestarian alam Bali,” ujarnya.

 

Rangkaian kegiatan ditutup dengan peninjauan langsung menggunakan perahu ponton. Pangdam IX/Udayana bersama Danrem 163/Wira Satya dan para tamu undangan menyaksikan secara langsung kondisi Danau Buyan yang kini semakin bersih, tertata, dan menunjukkan tanda-tanda pemulihan ekosistem.

 

Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa ketika pemerintah, TNI, instansi terkait, komunitas, dan masyarakat bersatu dalam semangat gotong royong, pelestarian lingkungan bukan sekadar wacana, melainkan sebuah gerakan nyata yang memberikan manfaat bagi alam, masyarakat, dan masa depan Bali.

 

#DanauBuyan #Buleleng #Bali #Pancasari #KodamIXUdayana #PangdamIXUdayana #Danrem163WiraSatya #TNIAD #TNIBersamaRakyat #KemanunggalanTNIRakyat #LestarikanAlam #PulihkanEkosistem #KonservasiAlam #LingkunganHidup #BKSDABali #KolaborasiUntukNegeri #GotongRoyong #BaliLestari #SaveDanauBuyan #JagaAlamJagaMasaDepan #PariwisataBerkelanjutan #IndonesiaHijau #BersamaMenjagaBumi #SinergiUntukLingkungan #RahayuBali

Informasi Redaksi
JurnalisDek juli
EditorRah tanjex
SumberPendam IX/Udy
Penanggung JawabRedaksi
Advertisement