Ikuti Kami
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Perkuat Sinergi, Direktorat PPA dan PPO Bareskrim Polri dan Densus 88 AT Polri, Dorong Pendekatan Ramah Anak Hadapi Radikalisme Digital

Redaksi 62News 21/05/2026 1 Min Read 6 Views
Share:

Redaksi62news.com | JAKARTA – Di tengah derasnya arus teknologi dan media sosial, ancaman terhadap anak-anak kini hadir dalam wajah yang lebih senyap namun berbahaya. Bukan hanya kekerasan fisik, generasi muda juga rentan terpapar intoleransi, radikalisme, hingga propaganda terorisme di ruang digital.

 

Menjawab tantangan tersebut, Direktorat Tindak Pidana Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) serta Pidana Perdagangan Orang (PPO) Bareskrim Polri bersama Densus 88 Anti Teror Polri memperkuat sinergi melalui forum diskusi panel dalam Rapat Kerja Teknis (Rakernis) di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Rabu (20/5/2026).

 

Direktur Tindak Pidana PPA dan PPO Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Dr. Nurul Azizah, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa penanganan anak yang terpapar ekstremisme harus mengedepankan pendekatan yang ramah anak, humanis, dan rehabilitatif sebagaimana amanat Undang-Undang Sistem Peradilan Pidana Anak (SPPA).

 

Forum ini menjadi penegasan bahwa menjaga masa depan bangsa tidak cukup hanya dengan penegakan hukum semata. Dibutuhkan kolaborasi nasional yang kuat antara aparat penegak hukum, dunia pendidikan, keluarga, hingga pengawasan ruang digital agar anak-anak Indonesia tumbuh dalam lingkungan yang aman, sehat, dan penuh nilai kebangsaan.

 

Sebab menyelamatkan anak dari radikalisme bukan hanya tentang menjaga keamanan negara, tetapi juga menjaga harapan, masa depan, dan kemanusiaan bangsa Indonesia.

#DittipidPPAPPO

#PerlindunganPerempuanDanAnak

#LawanTPPO

#Riseandspeak

#PolriUntukMasyarakat

Informasi Redaksi
JurnalisDe gading
EditorSukarno
SumberHumas
Penanggung JawabRedaksi
Advertisement